By : Ummu Farrissa 2012
Sering kita mendengar kata-kata “ Jangan berfikiran negative…cobalah berfikir positif…”
Sebenarnya kata-kata tersebut gampang diucapkan dan disarankan tapi susah untuk dilaksanakan..Tapi memang benarkah susah…?
Saya masih ingat dalam kehidupan kecil saya ketika mendapat sesuatu yang kurang baik, sering orangtua berkata …”untung ya gak….bla-bla…” Dalam keadaan sesulit apapun terselip kata-kata masih untung…Tersirat ungkapan syukur dan pikiran positif…mungkin itu sebagian filsafat jawa (maaf kalau salah…) yang saya kagumi walau terkadang jadi bahan candaan berbau etnis…It’s ok mereka tidak serius kok hanya bercanda…(apakah ini salah satu berfikir positif ya..)
Jurnal saya kali ini hanya menulis berfikir positif dari sisi kedamaian…
Mungkin sudah banyak referensi buku tentang “Bagaimana berfikir positif” dan efek keberhasilan dalam banyak hal apabila kita berfikir positif, karena pikiran positif berefek baik secara langsung maupun tidak dengan keberhasilan.
Dan itu sudah banyak dikupas oleh para ahli dan motifator-motifator kondang…
Saya hanya melihat dari sisi kedamaian hati saja..saya seorang ibu dan perempuan jadi tulisan ini mungkin agak sedikit kebawa pada hal-hal sentimentil dan kelembutan…
Berfikir positif atau berbaik sangka atau dalam istilah keyakinan saya huznudhon memang kata-kata ajaib yang apabila dilaksanakan akan ajaib juga efeknya. Empati kita meningkat, banyak penyakit-penyakit hati kita hilang seperti iri, dan lain-lainnya, kebencian dan permusuhan akan sirna…dan akhirnya penyakit jasmaniahpun hilang juga…betul tidak… coba kita renungkan…
To be continued...